Soal Jawab Islam, Istri Selingkuh, Bagaimana Sikap Suami ?...^^..
Soalan: Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Ustadz,
ada istri teman saya yang ketahuan selingkuh dengan lelaki lain
(istri curang), lalu bagaimana sikap suami yang bijak dalam hal ini ?
*** Jawaban;
Wa'alaikumussalam wa rahmatullahi wa barakatuh, Kebebasan
bergaul yang berkembang sudah menjadi adat yang mendarah
daging dalam sebagian kaum muslimin adalah satu musibah besar
dan berimplikasi buruk, baik pria, gadis, keluarga dan masyarakat.
Kerana itulah, Islam menekankan batasan pergaulan antara lawan
sejenis, yang membawa kepada perselingkuhan antara suami istri,
pacaran dengan cinta monyet dan seterusnya perzinaan.
Sayangnya, masyarakat enggan menerapkan elemen ini, sehinggalah
peristiwa-peristiwa maksiat terus menerus berlaku.
Padahal dalam suatu rumah tangga, seorang suami haruslah menjadi
pemimpin yang menampakkan kebijakan dan kemampuannya
mengatur biduk rumah tangga. Bila sang istri terbukti selingkuh,
walaupun tidak sampai berzina, maka tindakan yang paling tepat
adalah wajib menceraikannya.
Tidak pantas seorang suami mempertahankan istri yang telah
mencederai kesetiaannya dengan berbuat serong. Sebab, istri telah
melakukan kesalahan yang tidak bisa dipandang remeh. Menjalin
hubungan asmara terlarang dengan lelaki lain, siapapun dia.
Syaikh Prof. Dr. Shalih Fauzan, seorang anggota majelis ulama
besar Kerajaan Saudi Arabia dan anggota Islamic Fiqh Academy
(IFQ) Liga Muslim Dunia (Rabithah al' Alam al' islami) memaparkan:
" Apabila keadaan istri tidak lurus agamanya, seperti meninggalkan
shalat atau suka mengakhirkan perlaksanaannya di akhir waktu,
sementara suami tidak mampu memperbaikinya, atau bila tidak
memelihara kehormatannya, maka menurut pendapat yang rajih,
suami dalam kondisi ini, wajib untuk menceraikan istrinya."
(Al-Mulakhas al Fiqhi, 2/305).
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: " Jika istri berzina, maka
suami tidak boleh tetap mempertahankannya dalam kondisi ini.
Kalau tidak, dia menjadi dayyuts (Suami yang membiarkan maksiat
terjadi di dalam rumah.)"
Adapun bila ia tidak mau bercerai dan mengaku masih mencintai
suaminya, maka ini bohong. Bila ia cinta sama suaminya, kenapa harus
selingkuh. Wanita yang baik dan normal tidak akan berselingkuh
dengan lelaki lain, sebab ia memiliki rasa malu yang jauh lebih besar
dari lelaki. Bila ia telah selingkuh dengan lelaki lain, maka rasa malu
tersebut tentunya hilang dan kemungkinan berselingkuh lagi sangat
besar.
Nasihat kepada suami, ceraikan saja wanita tersebut dan berilah dia
kemudahan untuk mendapatkan apa yang dia angan-angankan.
Kerana lebih lama dia bersama kamu, akan menyebabkan kamu
semakin terjerumus ke dalam kedosaan, berkurangnya keimanan
kamu serta hidup kamu terlaknak kesesatan kerana tidak
menegakkan kebenaran Islam.
Dengan bertawakkal kepada Allah dan mengikhlaskan penceraian
tersebut kepada Allah, maka Allah akan menggantikan dengan yang
lebih baik darinya. Ini adalah pelajaran bagi kita, untuk berhati-hati
dalam memilih pendamping, yaitu dengan melihat agamanya dan
akhlaknya, pasti nanti kamu akan beruntung, seperti disabdakan
Rasulullah s.a.w. " Sebaik-baik perhiasan di Dunia adalah Istri yang
Solehah."
Yang pertamanya, Taat pada perintah Allah (tuhannya), keduanya,
mencari keRedhaan suaminya dan mengHormati kedua IbuBapanya
baik keluarganya sendiri mahupun keluarga suaminya.
Allah s.w.t. berfirman: " Sungguh beruntung orang-orang yang
beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam shalatnya, dan orang
yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak
berguna, dan orang yang menunaikan zakat, dan orang yang
memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau
hamba sahaya yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka tidak
tercela. Tetapi barangsiapa mencari di balik itu (zina dan
sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui
batas." (Surah Al Mukminun: 23/ ayat 1-7).
Allah s.w.t. juga menegaskan dalam firmannya, untuk memelihara
nasab dan keturunan umat Muhammad dan Islam amnya: " Penzina
perempuan dan pezina laki-laki, deralah masing-masing dari
keduanya seratus kali, dan janganlah rasa belas kasihan kepada
keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama (hukum)
Allah, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian (kiamat):
dan hendaklah (perlaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh
sebagian orang-orang yang berIman.
Pezina laki-laki tidak boleh menikah kecuali dengan pezina
perempuan, atau dengan perempuan musyrik, dan pezina perempuan
tidak boleh menikah kecuali dengan pezina laki-laki atau dengan
laki-laki musyrik; dan yang demikian itu diHaramkan bagi orang-
orang Mukmin." (Surah An Nur: 24/ ayat 2-3)
Ditegakkan hukuman ini di dunia merupakan penebus dosa bagi
pelakunya. Dalam hadits lain, Nabi s.a.w. bersabda: " Barangsiapa
yang melakukan suatu dosa lalu ditegakkannya atasnya hukuman
atas dosa tersebut, maka hukuman itu merupakan kaffarat
(penebus dosa) baginya." (Hadith Riwayat Ahmad).
tuliskanakuhadith.blogspot.com
Norshahuddin Edited Ogos 2014...^^..
Yang Penting Mencari Keredhaan Allah, Masuk Neraka dengan keredhaan Allah itu lebih baik daripada masuk Syurga dengan keredhaan Manusia, kesayanganmu...Jika Dia(Allah) telah menerima Amalanmu sedangkan seluruh Makhluk berPaling daripadamu. Itulah yang Penting, Bersih dan Suci, kerana kita menyatakan keHambaan kita kepada Tuhan kita. Kita ini Terlalu banyak Dosa terlihat mahupun terLindung, tanpa kita Sedari...^^.. BerHaraP Ahli KeluargaKu DaPat Masuk SyurGa SeMuaNYa, LeBih Aku Sukai...^^..
Showing posts with label Bagaimana Sikap Suami ?...^^... Show all posts
Showing posts with label Bagaimana Sikap Suami ?...^^... Show all posts
Subscribe to:
Posts (Atom)